Ibu Kota Nusantara – Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Strategic Partnership Meeting memperkuat langkah pengembangan ekosistem inovasi berkelanjutan di Ibu Kota Nusantara (IKN) melalui pengenalan Wanagama Nusantara dan Institute for Future Life (IFL) kepada para calon mitra strategis. Kegiatan ini menjadi forum untuk memperkenalkan visi pengembangan kawasan sekaligus mengeksplorasi peluang kolaborasi jangka panjang dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di IKN.
Pertemuan tersebut mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk mengidentifikasi kebutuhan, minat, serta area prioritas kerja sama yang dapat dikembangkan bersama. Melalui forum ini, UGM mendorong terbentuknya platform kolaborasi yang mampu mengintegrasikan penelitian, inovasi, pendidikan, konservasi, dan solusi keberlanjutan dalam satu ekosistem yang saling mendukung.
Direktur Kemitraan dan Relasi Global UGM, Prof. Dr. Puji Astuti, S.Si., M.Sc., Apt., menegaskan bahwa pengembangan ekosistem di IKN tidak dapat dilakukan secara mandiri. Menurutnya, kolaborasi dan dukungan dari berbagai mitra menjadi faktor penting dalam mengembangkan Institute for Future Life sebagai living laboratory yang dapat menjadi ruang pembelajaran, inovasi, dan pemberdayaan bagi masyarakat IKN serta wilayah sekitarnya.
Senada dengan hal tersebut, Deputi Pengendalian Pembangunan Otorita IKN, Dr. Drs. Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi, M.Si., menyampaikan harapannya agar forum ini menjadi awal kemitraan yang konkret, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta pengembangan sumber daya manusia. Ia juga menegaskan komitmen Otorita IKN untuk memfasilitasi berbagai bentuk kolaborasi guna mewujudkan Nusantara sebagai smart forest city yang inklusif, berkelanjutan, dan berkelas dunia.
Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh paparan mengenai Institute for Future Life dan Wanagama Nusantara yang mencakup roadmap pengembangan, klaster program, serta berbagai peluang kerja sama yang dapat dijalin bersama mitra. Selain itu, peserta juga mengikuti kunjungan lapangan ke kawasan Institute for Future Life dan Penangkaran Rusa Sambar sebagai contoh implementasi kemitraan yang telah berjalan di Wanagama Nusantara. Forum kemudian dilanjutkan dengan sesi business matching untuk mendiskusikan potensi kolaborasi berdasarkan sektor masing-masing mitra.
Melalui Strategic Partnership Meeting ini, para peserta berhasil membangun pemahaman bersama mengenai visi pengembangan Wanagama Nusantara–IFL, mengidentifikasi berbagai peluang kolaborasi, serta merumuskan tindak lanjut yang dapat diwujudkan bersama mitra potensial. Pertemuan ini diharapkan menjadi fondasi bagi tata kelola kemitraan jangka panjang yang mampu memperkuat peran UGM dan para mitra dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Ibu Kota Nusantara.




